MTs Negeri 1 Lombok Timur membuka peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 dengan menggelar Gerakan Literasi Madrasah (GLM). Peringatan hari Sumpah Pemuda yang ke-91 kali ini sedikit berbeda dengan peringatan-peringatan sebelumnya.
Peringatan hari Sumpah Pemuda sudah dimulai dari hari Sabtu, 26 Oktober 2019 dengan mengadakan Gerakan Literasi Madrasah (GLM). Gerakan literasi ini diikuti oleh seluruh siswa MTs Negeri 1 Lombok Timur. Seluruh siswa MTs Negeri 1 Lombok Timur menulis sebuah puisi yang bertemakan “Perjuangan dan pemuda” sebagai tanda dimulainya kegiatan GLM ini. Kegiatan GLM ini dimulai setelah kegiatan Imtaq Pagi dan Nyampah Ngelemak atau sarapan pagi bersama.
Teriknya matahari pagi tidak lantas menyurutkan semangat siswa-siswi MTs Negeri 1 Lombok Timur dalam mengikuti kegiatan GLM ini. Di luar dugaan, belum sampai tiga menit kegiatan GLM dimulai, beberapa siswa sudah berebut untuk maju mempresentasikan puisi yang telah diciptakaannya. Pembacaan puisi pertama dibuka oleh salah seorang siswa kelas VIII F, bernama Aulia Sachitra. Tak ingin kalah dari kakak kelasnya, perwakilan siswa-siswi kelas VII dan IX pun mulai unjuk gigi di depan seluruh siswa dan dewan guru MTs Negeri 1 Lombok Timur. Gemuruh tepuk tangan pun terdengar di setiap akhir pembacaan puisi, yang diselingi gelak tawa penuh suka cita tatkala beberapa siswa menampilkan atraksi pembacaan puisi yang memukau mata.
Selang sehari setelah gelar GLM, tepat tanggal 28 Oktober 2019, yang jatuh pada hari Senin, puncak peringatan hari Sumpah Pemuda ditutup dengan Upacara Bendera sebagai simbol peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 di MTs Negeri 1 Lombok Timur. Upacara bendera dilaksanakan dengan penuh hikmat yang dipimpin langsung oleh Kepala MTs Negeri 1 Lombok Timur, Drs. H. Maslun, M.Pd.
Berikut beberapa puisi terbaik yang diciptakan oleh siswa-siswi MTs Negeri 1 Lombok Timur.
Semangat para Pemuda
Karya Eka Putri W. (VII H)
Merdeka
Tak semudah mengucapkan kata-kata
Merdeka
Adalah puncak perjuangan Bangsa Indonesia
Merdeka
Tak semudah meraih buah mangga di pohonnya
Melalui pertumpahan darah para pemuda-pemudi bangsa
Yang merelakan seluruh jiwa raga
Demi membuat bangsa ini MERDEKA
Perjuanganmu akan selalu dikagumi
oleh Bangsa Indonesia
Persatuanmu yang tidak memandang perbedaan
Akan selalu dikenang
Sebagai hari di mana pemuda-pemudi Indonesia
Bersatu meraih cita-cita
PAHLAWANKU
Karya: Naura Anindya (IX I)
Tetesan hujan tak terhenti
Membasahi tanah ibu pertiwi
Tanah yang sebelumnya sempat mati
Api yang mulai menggrogoti hati
Oh, pahlawanku
Kau menyelamati kami dari siksa penjajah itu
Mengumpulkan raga menjadi satu
Kau berjuang tanpa rasa ragu
Tekadmu teguh tanpa rasa sedu
Oh, pahlawanku
Darah bercucuran dari tubuhmu
Keringat membanjiri seluruh baju
Mengorbankan sanak saudara bahkan nyawamu
Terima kasih pahlawanku
Negeri ini berhutang budi padamu
Penulis : Baiq Siti Aminah